Jl. Petemon III / 187B, Surabaya Jawa Timur T. (031) 9901 5203

PANDUAN MEMILIH Cas aki TERBAIKYANG SESUAI KEBUTUHAN

Tegangan aki pada umumnya 12 volt. Tetapi pada beberapa mobil 24 volt. Demikian pula kapasitas aki mobil secara umum 40 Ampere. Kedua faktor ini mempengaruhi charger aki yang kita butuhkan dan juga lamanya waktu pengisian baterai mobil. Apakah isinya tinggal 80% atau benar-benar kosong ?

Panduan memilih cas aki mobil dan motor yang tepat

CARA KERJA CHARGER AKI MOBIL

Secara sederhana, cara kerja charger aki portable sama dengan cara kerja alternator mobil. Alat ini merubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Dari 220 volt menjadi 12 volt/24 volt.

Ampere adalah kecepatan arus atau kecepatan pengisian. Semakin besar amper-nya semakin besar pula arus listrik yang mengalir. Seperti kita mengisi air di bak mandi kita. Semakin deras aliran airnya, semakin cepat penuh pula bak mandinya. Air yang mengalir deras akan membuat gejolak dan ombak dalam bak mandi kita. Demikian pula dengan arus yang besar akan membuat aki lebih cepat panas pula.

Perbedaan cas aki 2a, 6a dan 10a
Perbedaan Charger Aki 2A - 6A - 10A

Secara umum, ampere yang terlalu besar tidak serta-merta merusak aki. Tetapi merusak aki secara perlahan. Tidak apa-apa sesekali mengisi aki dengan fast charging. Yang tidak boleh adalah secara terus menerus. Lagipula charger aki sekarang ini sudah memiliki chip smart charging yang dapat menyesuaikan ampere dengan kapasitas aki.

Ketika aki benar-benar kosong, maka chip akan mengisi dengan ampere besar. Setelah itu ampere nya akan menurunkan mengikuti kapasitas aki. Katakanlah, ketika kapasitas aki 90%, kecepatan arus yang tadinya 6 ampere, sekarang turun menjadi 1 ampere.

Disinilah perbedaan charger aki 2 ampere dengan 6 ampere. Mengisi aki kosong dengan charger 2 ampere akan membuat charger cepat rusak. Karena ketika aki membutuhkan arus 6 ampere, charger hanya bisa memberikan 2 ampere. Chargernya akan bekerja keras dalam waktu lama dan menjadi panas.

Semua alat elektronik tidak di disain untuk bekerja pada kapasitas maksimalnya dalam waktu lama. Sebagai contoh, kapasitas maksimal charger aki 2 ampere di 1,5 ampere (meskipun mampu 2 ampere). Untuk charger aki 6 ampere di 4,5 ampere. Atau ¾ kapasitas maksimalnya.

Standar charger aki mobil adalah 6A. Sedangkan standar charger aki motor adalah 2A. Apakah bisa mencas aki motor dengan charger 6A ? Bisa, tetapi perlu kita awasi karena ada kemungkinan chip charger aki kita salah mengidentifikasi kapasitas aki motor itu tadi. Dan memang di lapangan sering terjadi seperti itu. Ciri-cirinya aki cepat sekali panas. Jika kondisi ini dibiarkan, aki akan melembung dan bisa jadi meledak karena kebesaran arus.
Tetapi kejadian seperti ini jarang terjadi.

Apakah charger accu 10A lebih baik daripada 6A ? Tergantung dari definisi kata "baik" tersebut. Bagus dalam arti apa ? 10A lebih cepat mengisi aki sampai penuh daripada 6A ? Tidak juga, karena charger aki sekarang rata-rata sudah smart charging. Mereka memiliki kemampuan untuk mendeteksi isi aki. Jika aki kosong, maka ampere-nya besar kemudian menurun.

Ampere besar, katakanlah 10A dengan 6A mempunyai efek samping. Panas ! Arus listrik yang besar menghasilkan panas. Dan panas diatas 40 C akan merusakkan aki (dalam jangka waktu lama). Panas juga menguapkan cairan aki. Bayangkan, betapa merusaknya kombinasi panas dan air habis.

Charger aki 10A di disain untuk Aki kapasitas 100 Ampere. Charger aki 6A di disain untuk aki kapasitas 60 Ampere. Setiap produk di disain sesuai dengan peruntukannya. Memang charger 10A memang lebih baik dalam hal komponen produknya jika dibandingkan dengan 6A. Materialnya juga lebih kuat. Tetapi secara kapasitas, menggunakan charger 10A untuk aki mobil Xenia, Avanza dan mobil sekelasnya itu sia-sia.

Rata-rata mobil MPV menggunakan aki 45-50 Ampere. Secara teknis, charger 6 ampere sudah ideal. Baik itu kondisi aki benar-benar kosong atau tinggal separuh. Lagipula, dinamo ampere yang digunakan biasanya juga 60-80 Ampere. Kok besar kapasitasnya ? Karena ada yang namanya konversi energi.

Efisiensi alternator hanya 60-80%. Artinya, dinamo ampere 60A tidak benar-benar bisa menghasilkan 60 Ampere. Paling hanya 48 Ampere. Dan output alternator ini berdasarkan RPM mobil kita. Idealnya mulai 2.000 RPM.

 

HUBUNGAN AKI SOAK DAN ALTERNATOR

Berbicara mengenai sistem kelistrikan mobil itu banyak faktornya. Karena sifat mobil itu dinamis, bukan statis atau konstan. Ada yang rute-nya pendek dan ada juga yang rute-nya panjang. Ada yang suka ngebut dan juga ada yang kayak siput.

Jarak tempuh kita sehari-hari juga mempengaruhi pengisian aki mobil. Mengendarai mobil 10 km perhari hanya mengisi aki sedikit. Apalagi jika jalannya 40 Km/jam. Kapasitas maksimal dinamo ampere berada di RPM 6.000. Artinya ketika kita memacu mobil kita, pengecasan aki baru maksimal.

Akan ada kondisi aki soak meskipun mobil dipakai setiap hari. Walaupun aki dan dinamo ampere-nya normal. Masalahnya karena jarak tempuhnya kurang. Solusinya mobil harus sering dipakai jalan-jalan. Atau beli charger aki 2A. Dicas seminggu sekali, minimal 4 jam.

Aki yang penuh lebih awet daripada aki yang tidak penuh. Karena spesifikasi aki memang seperti itu. Di dalam aki ada plat timah tempat listrik (elektron) menempel. Ada timah positif dan timah negatif. Elektron bergerak dari timah positif ke timah negatif. Lalu dari timah negatif ke timah positif.

Ketika aki soak, elektron tidak bisa menempel ke timah positif. Kenapa ? Karena lempengannya kotor. Karena lempengannya rusak/hancur. Karena air akinya encer. Banyak faktor. Tetapi pada intinya ada masalah pada cell (plat) aki.

Di dalam aki ada 6 lubang yang masing-masing berisi cell aki. Setiap sel aki memiliki tegangan 2,1V. Sel-sel aki ini dihubungkan secara seri sehingga total outputnya adalah 12,6 volt. Dengan kata lain, ketika aki penuh, avometer akan menunjukkan angka 12,6. Ketika aki tinggal 80%, maka tegangannya adalah 12,4 volt. Jika voltase aki 10,5 volt berarti ada sel yang putus.

Tegangan yang diperlukan mobil adalah 12 volt. Aki dengan tegangan 10,5 volt tidak akan bisa mensupply kebutuhan listrik mobil. Percuma di cas karena tegangannya akan kembali ke 10,5 volt lagi. Apakah bisa diperbaiki ? Bisa.

Cara memperbaiki aki yang tegangannya kurang dari 12 volt adalah menyambung sel yang putus. Aki harus dibongkar total. Jika umurnya kurang dari setahun, diklaim garansi ke tokonya. Jika lebih dari tiga tahun resikonya 50-50 antara beli baru dan diperbaiki. Karena pasti ada sesuatu yang fatal yang memutuskan sel aki.

Jika aki memang sparepart yang harus diganti berkala, mengapa mobil harus ada akinya ?

  1. Untuk starter mobil / menyalakan mobil pertama kali.
  2. Stabilisator kelistrikan mobil
  3. Sumber energi cadangan

Semua kendaraan bermotor memerlukan listrik, selain bensin. Listrik digunakan untuk pengapian, membakar bensin yang akan menggerakkan piston. Dan kebutuhannya besar. Karena itu ketika mobil sudah menyala, listriknya di supply oleh dinamo ampere.

Tanpa aki, tidak ada penggerak pertama. Mobil yang sudah menyala tidak membutuhkan aki lagi. Kita bisa menyalakan mobil transmisi manual dengan cara mendorongnya. Tekan kopling, ketika mobil sudah berjalan, lepaskan. Jreeng ! Mobilnya menyala.

Ada yang namanya dinamo starter mobil. Alat inilah yang menghabiskan aki. Diputar sekali pada waktu start mobil. Dan mobil jaman sekarang, transmisi matic, harus dihidupkan melalui dinamo starter. Ketika aki soak, pilihannya hanya dijumper, dicas atau ganti aki baru.

CARA MENGGUNAKAN CHARGER AKI MOBIL

Keraguan semua pemilik mobil sebelum mengganti aki baru biasanya sama :

  1. Apakah aki saya benar-benar rusak ?
  2. Apakah aki saya masih bisa diperbaiki ?
  3. Mengapa aki saya bisa rusak ?

Ada dua kerusakan pada aki mobil :

  1. Sel aki putus, gejalanya terlihat jelas. Volatase aki dibawah 12v, mendekati 10,5V
  2. Aki tidak bisa menyimpan listrik. Gejalanya samar-samar. Voltase bisa 12,5V tapi beberapa hari kemudian turun dibawah 12V

Idealnya, setelah di charge penuh. Kita cek lagi tegangan aki 2 jam setelahnya. Jika voltase-nya di angka yang sama. Coba cek kembali besok. Tetapi jika voltase di bawah 10,5 volt, sudah pasti sel aki rusak. Tidak perlu ragu untuk ganti aki baru.

Aki yang tidak bisa menyimpan listrik masih bisa diperbaiki dengan cara cuci aki. Caranya:

  1. Kosongkan aki
  2. Isi aki dengan air panas, setelah mendidih dimatikan. Pastikan airnya sesuai garis min-max
  3. Biarkan selama 5 menit, lalu kocok-kocok aki supaya kotorannya rontok.
  4. Kosongkan kembali aki.
  5. Isi lagi dengan air panas, rendam dan kocok-kocok sampai air yang tadinya kotor menjadi agak bersih
  6. Isi kembali air aki dengan menggunakan air zuur, biasanya air aki tutup merah.
  7. Charge aki

Apakah cuci aki ini bisa memperbaiki aki soak ? Tergantung kerusakannya, bisa iya dan bisa tidak. Banyak faktornya, tetapi cuci aki sesuai dengan sistem kerja aki. Kotoran yang menghalangi elektron menempel di timah sudah dibersihkan sehingga dapat menempel kembali.

Jika kotoran tadi menggerogoti sel aki, akibatnya kapasitas aki berkurang. Bisa 1 mah atau bisa juga 10 mah. Tidak bisa tahu sebelum dibongkar. Dicoba saja buat starter mobil. Jika bisa menyalakan mobil maka kapasitasnya tidak berkurang banyak. Bisa bertahan berapa lama ? Bisa 3 bulan, bisa juga 6 bulan. Atau mungkin setahun lebih.

Aki mobil adalah sparepart yang harus dalam kondisi 100%. Isinya harus selalu penuh. Tidak boleh 90%, apalagi dibawah itu. Maka tidak heran jika pada masa PPKM lalu, banyak mobil yang aki nya soak.

Strum aki itu bisa berkurang sendiri. Meskipun aki dilepas, pada jangka waktu tertentu aki akan kehilangan isinya. Di sinilah perbedaan aki murah dengan aki mahal. Aki yang mahal menggunakan sel aki yang lebih baik. Sehingga dapat menyimpan listrik lebih lama.

Aki kering lebih kuat daripada aki basah. Dan aki gel lebih kuat daripada aki kering. Karena cairan aki basah bersifat asam. Tentu saja, segala sesuatu yang bersifat asam cenderung merusak. Tetapi cairan ini penting bagi aki agar bisa menghasilkan energi listrik.

Aki menggunakan reaksi kimia untuk menghasilkan listrik. Dan setiap reaksi kimia selalu meninggalkan residu yang bersifat merusak. Ketika terlalu banyak ion negatif dalam tubuh manusia, maka kita jatuh sakit. Demikian pula ketika terlalu banyak ion negatif di dalam aki, maka aki akan rusak.

Jangan sering-sering membiarkan aki mobil kosong. Dipakai buat jalan-jalan atau dicas dengan charger aki.

 

KESIMPULAN

Charger aki ideal untuk mobil itu kapasitas 6A, sementara untuk motor 2A. Bagaimana kalo harus pilih salah satu ?

Jika anda lebih sering pergi naik motor daripada mobil, maka beli yang 6A. Tetapi jika anda lebih sering naik mobil maka beli yang kapasitas 2A.

Pada intinya beli 2A atau 6A tidak menyebabkan aki rusak atau meledak. Perbedaannya hanya pada cepat atau lambat pengisian aki. Kan hampir semua charger aki memiliki kemampuan smart charging yang menyesuaikan arus dengan kapasitas aki.

Charger aki mobil dan motor murah bagus

Charger Aki 12V 2A - 6A

12 Volt 2A atau 6A. Ada LCD display, kipas pendingin dan chipset penstabil arus anti konsleting.